Tuesday, July 26, 2011

People say,
"I'd rather hear an ugly truth than a beautiful lie". 
I agree.
But I have to admit that I hate to know the truth.

Sunday, July 17, 2011

[X]dreition's Last Apres

Ternyata gue masih kedapetan ikut apres bareng [X]DR yang terakhir. Gue kira, waktu soulcrave bulan Juni itu apres yang terakhir bareng mereka dan gue nggak bisa ikut. Waaaa senangnyaaaa :D
Kita berniat bikin apres yang nggak garing kayak biasanya haha -_- Yaudah kita ngambil idenya Jojo, nari poco-poco wakkakak. Tapi Nyai ngusul kita nge-dance juga biar nggak terlalu lawak gyahaha.
Untungnya, anak cowoknya juga lagi nggak males, malah mereka bikin gerakan sendiri. Woooow plokplokplok banget (Y)
Alhamdulillah, hasilnya nggak garing, dan (bukannya gimana) bisa dibilang keren wahahaha B)
Aaaaaaa pokoknya seneng banget! Uuu terharu bisa semaksimal itu :')
Sayangnya ini apres terakhir sama [X]DR :'(

*Wise Session*
Di apres terakhir itu, pas kita latihan maupun pas perform, gue belajar banyaaaak. Gue belajar lebih menghargai waktu, menerima usul, berani beda, berani malu kalo itu buat kebaikan bersama, kerja sama, kekompakkan, kebersamaan, kepercayaan, keyakinan kalo kita mau kita pasti bisa, pengalaman baru, dan yang paling penting, belajar nari poco-poco *hah*

Pokoknya makasih banget yaa [X]DR buat apres terakhirnya, kita udah usaha maksimal, dan ternyata hasilnya juga maksimal :'D

Oiya, dari awal sampe selesai nari poco-poco, kita pake 'topeng'. Kenapa 'topeng', bukan topeng? Karena itu 'topeng', bukan topeng. Oke -_-

'Topeng'
Wuuuu maluuu. Tapi gue nggak apa-apa malu dikit deh, yang terakhir gini :') Tadinya sih maunya pake topeng yang bulu-bulu gitu, tapi karena keterbatasan waktu dan ke-mendadak-an, kita nggak sempet nyari sampai akhirnya dapetnya 'topeng'.
Gue bakal simpen itu topeng, jadi nanti gue bisa inget apres 'gila' itu kalo gue liat topeng itu.
Jadi, di balik 'topeng' ada cerita :') Uuuuuuuu :3
I'll miss the time when we were together, in the same class :') 
Me love you really much, [X]DR

Friday, July 8, 2011

Childhood or Childhook?

I'm glad that I had my childhood, a real childhood. Gue main boneka, nonton kartun, nyanyi-nyanyi lagu anak-anak, keliling kompleks naik sepeda, main perosotan, ayunan, dan sebagainya.
Maksud gue, anak-anak zaman sekarang, mereka nggak punya childhood yang bener-bener childhood. Yang paling ngebedain lagi, zaman gue SD kelas 1-3, mainan gue paling masak-masakan dan ular tangga. Sekarang? They played computer, dan anak kelas 4 SD aja, udah pegang blackberry. Hey, I don't even have one! Yaaa emang sih sekarang teknologi udah nggak aneh lagi buat anak-anak. Tapi, di mata gue sih aneh aja gitu anak-anak bawa blackberry kayak bawa boneka :|


Lagian, pasti ada kerugiannya kan.
Contohnya adek gue. Gara-gara mainnya Nintendo DS melulu, penglihatannya udah nggak jernih, maksudnya matanya udah minus (walaupun kecil). Gue emang pakai kacamata dari kecil, tapi ini gara-gara baca ya, bacanya juga baca majalah anak-anak kayak bobo, junior, dan lain-lain. Adek gue juga baca sih, tapiiiii you know what did she read? Comic, dan itu Detektif Conan. Kurang gaul apa coba -___-
Waktu itu gue juga pernah iseng nyanyi-nyanyi lagu anak-anak, gue lupa apaan, dan dia responnya langsung, "ih itu lagu apaan sih?" DANG! Padahal lagu itu masih sering diputer loh di TV kalau lagi acara anak-anak. Hari gini, mereka taunya lagu-lagu remaja dan dewasa, mungkin dari sana mereka tau yang macam pacaran lah, cinta lah.
Sepupu gue bilang gini pas masih TK, "aku punya pacar dong." HAAA mulut gue nganga, anak TK tau pacaran? -_- Pas gue tanya, pacar itu apa sih, dia bilang, "cinta." Wuaw, cinta. Kata itu baru masuk kamus gue pas gue kelas berapa SD ya................ Gue dulu cuma tau kata 'suka', bukan 'cinta'.


Anak sekarang emang canggih. Terlalu canggih.
I think they will never have a childhood. Yang sekarang mereka punya, menurut gue bukan the real childhood, kayaknya lebih cocok disebut...


'childhook'.


STUPID.


Thursday, July 7, 2011

Death

What is death?
A random question that is often asked
A paradox in life
It will come to us
But, no one wants to die
Everybody wants to have their own 'happily ever after'
But there is no such a 'happily ever after' in this temporary life

Death,
yes, it is such a big secret
When will we die?
How does it feel?
Where will we go after we die?
Is there any life-after-death?
Does reincarnation exist?


The biggest question is,
are we ready to face it?

-is

Miris
Melihat dunia dihuni manusia berhati iblis
Orang tinggi yang tak logis,
bisanya mengangkat alis
Hanya bilang, ‘awas ada teroris!’
sambil meringis
Dompetnya sangat jauh dari tipis
Tapi sukanya yang gratis
Padahal sekelilingnya harus mengais
untuk mendapatkan hasil manis
Hati teriris
Rasanya, ingin menangis
Tapi air mata sudah habis
Jangan narsis,
atau merasa tersinis!
Karena ini hanyalah puisi picis
yang berakhiran –is

Sunday, June 26, 2011

FLS2N 2011

HAI CEMAN CAMEEEEN! Huah udah lamaaaa banget ya rasanya gue nggak blogging. Faktor utamanya sih modem rusak, fiuh.

Jadi, sekarang gue mau ngepost tentang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2011 di Makassar.
Awal mulanya, gue secara spontan dan gak sengaja terseret (atau diseret?) untuk jadi pengiring musik, gambang kromong, untuk drama MHT buat FLS2N tingkat provinsi. Yaudah gue akhirnya ikutan aja. Eh taunya, alhamdulillah, tim drama MHT juara 1 jadi diikutkan ke Makassar buat ngewakilin DKI. Pengiring musik tadinya nggak ikut, tapi gue juga nggak tau gimana ceritanya, akhirnya dibolehin ikut.
Sampailah gue di Makassar pada tanggal 19 Juni 2011. Karena pesawat kami (yang main musik) terpisah sama kontingen DKI, jadi gue, Sita, Firman, Marthin (gambang kromong) nungguin di rumah Arifa (salah satu pemain drama) yang kebetulan orang tuanya tinggal disana.
Beberapa lama kemudian, kita diantar ke bandara lagi buat bareng-bareng ke "hotel" sama kontingen DKI.

Inilah maksudnya "hotel". Semua peserta SMA harus tidur di "hotel" yang tak lain tak bukan adalah asrama haji. Mungkin dalam bayangan kalian nggak buruk-buruk amat, gue juga awalnya mikir gitu. Tapi ternyata...........yah gue nggak mau ceritain, yang jelas itu jauh dari kata "nggak buruk-buruk amat".
Awalnya, kita kesel, marah-marah, dan (gue sih) merasa terdiskriminasi. Masalahnya, yang SMP nginep di hotel bintang lima (gak boleh sebut merk yaa) di tengah kota, sedangkan kita di "hotel" bintang tak terhingga di pinggiran kota. Tapi lama-lama yaaaa kita nikmatin aja, lagian kan kita susahnya bareng-bareng juga.

Singkat cerita, tanggal 21 Juni 2011. Hari pertama FLS2N. Yang SMA ternyata lombanya tetep di wilayah asrama haji, di beberapa aulanya.
Tim drama MHT (dan DKI) dapet nomor undian 28. Yaa walaupun lama banget, ada untungnya, bisa latihan beberapa kali lagi. Akhirnya kita kebagian tampil malem, gue lupa jam berapa. Alhamdulillah lancar dan sukses. Sampai pada pengumuman 10 finalis yang lolos ke final, itu udah sekitar jam 00.30 WITA. Dan berkat latihan yang udah (mungkin) hampir 1 bulanan, kita lolos ke final :D


Disinilah masalahnya. Di final, kita disarankan ganti naskah, tapi boleh juga pake naskah yang sama dengan resiko gak ada kesan baru buat juri dan gak ada tambahan nilai. Kita nekat tuh ganti naskah.
Lanjut hari kedua. Kita dapet nomor urut 6. Gue pasrah aja, karena emang gue akuin, kita kurang maksimal latihannya. Gimana nggak, wong naskah itu tuh super duper baru dan kita baru latihan pas di Makassar.
Akhirnya, pas tampil, plot nya rada keputer-puter dan jadi kecampur. Harusnya sih, kalo menurut gue, orang-orang pada nggak nyadar, ya gue nya aja juga nggak nyadar haha. Tapi sayang sekali, juri kan pegang naskah, jadi otomatis ketauan deh :(
Hasilnya, sudah bisa ditebak, kita nggak dapet medali. Tapi gue pribadi udah cukup seneng kok masuk 10 besar. Maaf yaaaa teman-teman MHT dan DKI karena kita nggak bisa bawa medalinya ke Jakarta :(
Untungnya, kontingen DKI, nyanyi solo putri juara 2 (Mikha), putra juara 3 (Bobby), dan lomba poster juara 3 (Nia). Selamat ya kalian bertigaaa :)


Udah tuh, hari Kamis pengumuman pemenang di asrama haji. Karena cuma sebentar, sorenya sekontingen DKI jalan ke Losari, yeay!
Dengan berbekal kamera jauh-jauh gue (lensanya kegedean T^T), kita nonton (?) dan foto-fotoin sunsetnya Losari. Hem, bagus sih, sayangnya, sayaaaang banget, ini pantai nggak ada pasirnya, jadi nggak berasa di pantai. Daripada cuma foto-foto, akhirnya kita naik boat bebek keliling pantai. Oke, itu keliling pantai yang paling sebentar, sejauh ini.
Abis naik bebek, kita makan pisang epe di tepi pantai. Itu tuh pisangnya kayak digepengin gitu terus dibakar. Enak loooh ahhahaha. Next stop, souvenir shop. Gue cuma beli makanan disini, sama 1 kalung. Kaosnya mahal-mahalll x_x Lanjut, makan coto makassar. Huah enaknyooo.
Emang gue lagi beruntung kali ya, mobil gue, Mikha, Kak Febi, Kak Bunga, Kak Yuli, sm Ali terpisah sama yang lain jalannya. Pak siapa gitu mau kemana dulu gitu. Di depan tempat mobil kita berhenti, ada toko souvenir lagi. Pas kita kesana, eh harganya jauh lebih murah! Akhirnya gue beli kaos dan teman-temannya disitu :D


Malemnya, anak MHT kecuali Kak Bunga nginep di rumah Arifa. Yah lumayanlah, nggak perlu mumet ngeliat asrama haji dalam semalam hahaha.
Besoknya, hari Jumat, 24 Juni, ada penutupan FLS2N di Celebes Convention Centre. Acaranya jam 2, dan kebetulan lagi, deket sama rumah Arifa. Yaudah deh kita jalan duluuuu ahhaha. Paginya ke Fort Rotterdam. Itu benteng di Makassar, bekas penjajah siapa gitu lupa (aduh malu) dan kalo dilihat dari atas, bentuknya kayak kura-kura. Overall, bagus. Tapi sayangnya ada beberapa sudut dan bangunan yang kurang terawat. Setidaknya menurut gue lebih rapi dari Museum Fatahillah (6 tahun lalu sih gue terakhir kesana). Habis itu diajak makan palu basah, dibuat dari daging juga. Enak deh rasanya. Abis itu cao deh ke CCC. Sorenya, masih rombongan MHT, jalan ke pantai Akkarena yang nggak jauh juga dari situ. Pasirnya nggak putih sih, tapi setidaknya ada pasir dan jauh lebih terasa pantainya daripada Losari haha. Udah deh pulang.
Malemnya, asrama haji mati lampu. Mana jam 12an ada ibu-ibu dari kontingen nggak tau ngundang kita ke acara ulang tahun seseorang yang gue gak tau siapa. Ditambah berita kamar Bangka Belitung yang pernah kemalingan. Kita kan jadi was-was. Akhirnya DKI nggak keluar dari wisma 7. Mereka nyanyi-nyanyi tuh di lorong. Sebenernya pas ini gue lagi tidur, tapi berisik sih jadi kedengeran deh haha. Berasa makrab waktu itu. Ada kontingen lain juga yang nyanyi bareng sambil bawa gitar. Hahaha.


Sabtu, gue, Sita, Firman, Marthin harus nunggu di bandara 6 jam! Huuuu karena kita kan terpaksa ngikut rombongan DKI yang pesawatnya jam 11, sedangkan kita jam 3 sore. Mana sampe sana jam setengah 9 pagi -_-


Sekian deh cerita seminggu di Makassar. Menyenangkan! Thanks Makassar for the great experiences. Thanks a lot to DKI Jakarta's FLS2N team, you guys rock! :D
Semoga kita bertemu lagi yaaa :')